Dua Nama di Pasir Pantai

Karya: Rini Kihiur

Pernah suatu kali aku menuliskan tentang untaian namanya di pasir
Di sisinya kutuliskan namaku juga
Tapi laut mengirim kecil ombak, ketika pulang ke samudera dua nama ikut hanyut
Aku mengulangnya, kali ketika rentetan nama, bersambung saling mengikat
Sepertinya angin amat membencinya dengan meniupkan pasang gelombang
Dua nama karam lalu tenggelam.

Pandangan jauh kembali datang, di keheningan pantai
Kali ini, sebagai orang yang tersia-siakan dan tak mau menulis ulang 
Karena kutahu hanya akan menemui kefanaan dan jadikan deritaku lebih lengkap
Jadi, tak ada yang patut diabadikan
Karena dua nama akan dihapuskan sebagai catatan pelengkap duka
Dua nama lenyap dari atas pasir, jadi kelomang yang merayap berlainan arah

Tasikmalaya, 17.12.2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membedakan Objek dan Pelengkap pada Kalimat

Kajian Sintaksis: Frasa dalam Pembentuk Kalimat Bahasa Indonesia pada Kehidupan Sehari-Hari

Cara Membedakan Kalimat Majemuk Setara dengan Kalimat Majemuk Bertingkat