Lelaki Hujan

Karya: Lencana Langit

Bagiku hujan tetaplah kawan
Kendati sekujur tubuh harus kuyup
Kebasahan

Bagiku hujan tak mungkin jadi lawan
Terlebih datangnya, marah-marah tak karuan
Menakutkan

Pada Desember. Ia berjanji
Tak ada rintik lebih syahdu
Selain hujan di penghujung tahun
Sayang, aku percaya begitu saja

Dan lelaki hujan
Selalu berhasil menertawakan
Perihal deret aksara yang tak pernah berwujud buku
Ah, sial!

Muka Bumi, 04-12-2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membedakan Objek dan Pelengkap pada Kalimat

Kajian Sintaksis: Frasa dalam Pembentuk Kalimat Bahasa Indonesia pada Kehidupan Sehari-Hari

Cara Membedakan Kalimat Majemuk Setara dengan Kalimat Majemuk Bertingkat